Home Gawe Kitek Penghargaan KLA Tingkat Nindya, Muba Meraih Predikat Paling Tinggi di Provinsi Sumsel

Penghargaan KLA Tingkat Nindya, Muba Meraih Predikat Paling Tinggi di Provinsi Sumsel

5 min read
Comments Off on Penghargaan KLA Tingkat Nindya, Muba Meraih Predikat Paling Tinggi di Provinsi Sumsel
1
36

# Raih Predikat Nindya, Muba Menuju Utama
SEKAYU, – Kabupaten Musi Banyuasin, dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, terus konsisten 4 tahun berturut turut sejak tahun 2017 sampai dengan 2021 melaksanakan upaya Pemenuhan Hak anak dan Perlindungan khusus anak. Sehingga Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Menganugerahi sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).
Penghargaan itu melalui evaluasi ketat secara daring dan hybrid melibatkan Tim independen dan Perguruan Tinggi dengan melihat 24 indikator Hak anak yang terbagi atas kelembagaan yaitu menguatnya aturan aturan responsif anak, dan pencapaian 5 klaster hak Anak, yaitu klaster hak sipil dan kebebasan, klaster II lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster III kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster IV Pendidikan dan pemanfaatan waktu luang serta kegiatan budaya dan klaster V perlindungan khusus anak
Penghargaan, diterima Bupati Muba secara virtual di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (29/7/2021). Yang juga diterima oleh 275 provinsi, dan kabupaten kota seluruh Indonesia, dengan predikat dari yang tertinggi Utama, Nindya, Madya, dan Pratama.
Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, mengatakan Pemkab akan terus mengoptimalkan upaya Pemenuhan Hak anak dan Perlindungan khusus anak karena sesuai UU tentang perlindungan anak serta UU tentang Pemda sudah menjadi kewajiban pemerintah, masyarakat, media masa dan Dunia Usaha untuk bersinergi dalam upaya pemenuhan Hak dan perlindungan khusus anak tersebut.
“Penghargaan bukan tujuan akhir yang ingin dicapai namun komitmen Upaya pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan khusus anak-anak itulah yang menjadi tujuan utamanya,” ujarnya.
Naiknya predikat KLA diterima sebagai penyemangat konsistensi komitmen pemerintah melalui Perangkat Daerah terkait klaster dalam memenuhi 5 klaster Hak anak. Komitmen KLA akan tetap terintegrasi pada kebijakan, program dan kegiatan.
“Bersama seluruh stakeholder terkait termasuk peran serta orangtua dan tokoh pemuda,tokoh masyarakat, tokoh agama, media massa dan dunia usaha. Mari kita bersinergi melakukan upaya Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan khusus anak,” ujarnya
Bupati Dodi juga meminta, pihak terkait terus berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh stakeholder termasuk camat, kades dan lurah hingga RT, sampai ke pelosok desa dalam mengimplementasikan KLA. “Selamat kepada Gugus Tugas KLA dan Seluruh OPD terkait atas penghargaan yang kita raih ini, pertahanan dan tingkatkan terus kinerja kedepan,” imbuhnya
Atas penghargaan KLA Tingkat Nindya tersebut Muba meraih predikat paling tinggi di Provinsi Sumatera Selatan, Dan telah menjadi inisiator di Propinsi sumsel dan telah membagikan best practisenya kepada kab kota lain di sumsel sehingga kabupaten lain srperti Muara Enim dan Muratara dapat meraih Tingkat Madya, Musi Rawas, OKU Timur, Pali, Palembang, Lubuk Linggau, dan Banyuasin meraih Tingkat Pratama.
Menteri PPPA RI Bintang Puspayoga mengucapkan selamat atas sumbangsih dan kerja nyata kepada kota kabupaten yang telah mendapat predikat KLA, dimana penerima penghargaan setiap tahunnya terus meningkat yang sebelumnya 247 dan di tahun 2021 ini meningkatkan menjadi 275 Kabupaten kota penerimaan penghargaan KLA. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi perempuan dan anak, dan dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten kota menjadikan program pembangunan anak untuk mewujudkan anak terlindungi dan Indonesia maju,” ucapnya. (rel)

Load More By admin
Load More In Gawe Kitek
Comments are closed.